LGBT REGULATORY VOID: THE URGENCY OF FORMING LOCAL REGULATIONS WITH A HUMAN RIGHTS PERSPECTIVE

Penulis

  • YUDI SAPUTRA Penulis

Kata Kunci:

LGBT, Legal Gap, Regional Regulations, Human Rights, Bima Regency

Abstrak

The phenomenon of Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT) remains a contentious sociolegal issue in Indonesia, including in Bima Regency, which has a strong socio-religious character.
The absence of specific regulations regarding LGBT issues creates a legal vacuum, resulting in
unclear handling and policy implications. This situation results in uncertain norms, weak law
enforcement, and an increased risk of social discrimination against LGBT groups. This study aims
to analyze the absence of LGBT regulations in Bima Regency and the urgency of establishing
Regional Regulations that align with community needs and human rights principles. The method
used is normative juridical with statutory, conceptual, and comparative approaches. Primary legal
materials include the 1945 Constitution, the Criminal Code, the Human Rights Law, and other
regional regulations related to LGBT issues. Secondary legal materials were obtained from
literature, scientific articles, and research, while tertiary legal materials included legal
dictionaries and news articles. Data analysis was conducted qualitatively through content analysis.
The research findings indicate that the regulatory gap has led officials and the public to rely more
heavily on moral or customary standards, potentially repressive, and hindered access to healthcare
for groups at high risk of HIV/AIDS. Comparative studies have shown that regulations in other
regions emphasize prevention rather than rights protection. This research contributes to offering
a model for regional regulations that adapts to issues of morality and human rights. Therefore,
balanced Regional Regulations are needed, taking local norms into account, ensuring the principle
of non-discrimination, and serving as a social engineering instrument to prevent conflict, protect
citizens' rights, and strengthen legal certainty in Bima Regency.

Referensi

Saputra Auditya, dkk. Hukum Yang [Seharusnya] Berdaya Untuk Semua: Kumpulan Tulisan Tentang Urgensi Legislasi Diskriminasi Komprehensif di Indonesia. 2022, hlm. 20–74. https://area.crm-consortium.org/wp-content/uploads/2022/11/Buku_Kumpulan-Artikel-Anti-Diskriminasi.pdf#page=52

Jurnal

A. Khudori Soleh. "Mencermati Teori Keadilan Sosial John Rawls." Ulul Albab: Jurnal Studi Islam 5.1 (2018): 175–192. DOI:10.18860/ua.v5i1.6152

Abdul Jamil. "Batas Usia Perkawinan dan Perwalian: Pendekatan Komparatif antara Indonesia dan Negara Asia Tenggara Lainnya." Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 2.4 (2024): 2081–2095. DOI:10.62976/ijijel.v2i4.762

Amar Wahyudi, Fauzi Syam, & Rustian Mushawirya. "Kewenangan Pejabat Pengganti Kepala Daerah dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dari Perspektif Peraturan Perundang-undangan." Mendapo: Journal of Administrative Law 3.3 (2022): 179–201. DOI:10.22437/mendapo.v3i3.18714

Cindy Alisia Sinaga & Lewiandy. "Keabsahan Surrogate Mother Menurut Hukum Positif di Indonesia dengan Peraturan di Negara Inggris, Denmark dan Belgia." UNES Law Review 6.2 (2023): 6330–6337. DOI:10.31933/unesrev.v6i2.6330

Dadang Sumarna & Ayyub Kadriah. "Penelitian Kualitatif terhadap Hukum Empiris." Jurnal Penelitian Serambi Hukum 16.02 (2023): 101–113. DOI:10.59582/sh.v16i02.730

Dalinama Telaumbanua. "Urgensi Pembentukan Aturan terkait Pencegahan Covid-19 di Indonesia." Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama 12.01 (2020): 59–70. DOI:10.37680/qalamuna.v12i01.290

Daniel Tri Juniardo Tambunan. "Mendobrak Diskriminasi LGBT dalam Bingkai Agama dan Kesetaraan Gender." Jurnal Teologi Cultivation 5.2 (2021): 159–177. DOI:10.46965/jtc.v5i2.1043

Devina, dkk. "Bedah Fenomena LGBT ditinjau Menurut Pendekatan Socio Legal dan Eksistensinya dalam Hukum Positif di Indonesia." Indonesian Journal of Law and Justice 1.3 (2024): 13. DOI:10.47134/ijlj.v1i3.2121

Elfira Loppies & Juliana Hindrajat. "Menelusuri Diskursus LGBT dalam Konteks Budaya dan Agama: Pendekatan Kualitatif terhadap Perspektif Masyarakat." Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia 5.4 (2025): 1583–1595. DOI:10.59141/cerdika.v5i4.2610

F.C. Susila Adiyanta. "Hukum dan Studi Penelitian Empiris: Penggunaan Metode Survey sebagai Instrumen Penelitian Hukum Empiris." Administrative Law and Governance Journal 2.4 (2019): 697–709. DOI:10.14710/alj.v2i4.697-709

Galih Puji Mulyono & Hawu Yosafak. "Analisis Fenomena Perilaku Penyimpangan Seksual (LGBT) di Indonesia dalam Pandangan Hukum Asasi Manusia." Yurispruden 3.1 (2020): 12. DOI:10.33474/yur.v3i1.1633

Grace Eli & Rasji Rasji. "Pembaharuan Hukum terhadap Kekuatan Akta Autentik Elektronik." Jurnal USM Law Review 8.2 (2025): 849–864. DOI:10.26623/julr.v8i2.12116

Hardiman Wirahmat & Nur Alfiyani. "Pertentangan Legal Hukum LGBT: Tinjauan Perspektif Sosial dan Nilai Keagamaan." Spectrum: Journal of Gender and Children Studies 3.1 (2023): 32–47. DOI:10.30984/spectrum.v3i1.677

I Gusti Ayu Agung Elis Indira, Anak Agung Indah Jayanthi, & Putu Yunita Primasari. "Pelayanan Kesehatan terkait Infeksi Menular Seksual pada Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender." Intisari Sains Medis 13.3 (2022): 375–346. DOI:10.15562/ism.v13i3.1533

I Putu Harry Suandana Putra. "Kebijakan Hukum dalam Menghadapi Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) sebagai Suatu Penyimpangan Perilaku di Indonesia." Jurnal Preferensi Hukum 5.2 (2024): 155–164. DOI:10.22225/jph.5.2.10414.155-164

Iin Turyani, Erni Suharini, & Hamdan Tri Atmaja. "Norma dan Nilai Adat Istiadat dalam Kehidupan Sehari-hari di Masyarakat." SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS 2.2 (2024): 234–243. DOI:10.62383/sosial.v2i2.224

Iryadi Pranata. "Implementasi Penegakan Hukum dan Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia Beragama." Jurnal Dialektika Hukum 6.2 (2024). DOI:10.36859/jdh.v6i2.3101

Kornelius Benuf & Muhamad Azhar. "Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer." Gema Keadilan 7.1 (2020): 20–33. DOI:10.14710/gk.2020.7504

Kukuh Prima, Usman Usman, & Herry Liyus. "Pengaturan Homoseksual dalam Hukum Pidana Indonesia." Pampas: Journal of Criminal Law 1.3 (2021): 92–105. DOI:10.22437/pampas.v1i3.11099

Made Restu Hawiwie, I Nyoman Putu Budiartha, & Ni Komang Arini Styawati. "Tinjauan Yuridis terhadap Transaksi Jual Beli Tanah melalui Internet Banking." Jurnal Preferensi Hukum 2.2 (2021): 400–404. DOI:10.22225/jph.2.2.3348.400-404

Marisca Selvina, Yulius Yusak Ranimpi, & Theresia Pratiwi Elingsetyo Sanubari. "Motivasi Gay dalam Hubungan Seksual." Jurnal Empati 8.1 (2019): 302–319. DOI:10.14710/empati.2019.23647

Muhammad Jailani, Dewi Sartika Mualipah, & Muhammad Zainuddin. "Analisis Tanggung Jawab Negara dalam Memberi Jaminan Perlindungan Hak Sipil dan Politik di Indonesia." Jurnal Risalah Kenotariatan 2.2 (2021). DOI:10.29303/risalahkenotariatan.v2i2.45

Muhammad Nizar Kherid & Fifiana Wisnaeni. "Pluralism Justice System dalam Penyelesaian Masalah Kebebasan Beragama." Masalah-Masalah Hukum 48.4 (2019): 385. DOI:10.14710/mmh.48.4.2019.385-392

Rahayu Solehah, Maga Utami Hasna, & Desti Ayunita Mala. "Pelayanan Psikis: Jurnal Ilmu Psikiatri dan Psikologi." PSIKIS: Jurnal Ilmu Psikiatri dan Psikologi 1.1 (2025): 19–27. https://jurnalp4i.com/index.php/psikis/article/view/5182/3797

Rahmat Rahmat. "Kelompok Minoritas LGBT di Aceh dalam Perspektif Keagamaan dan Kebangsaan." IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia 11.2 (2022): 211. DOI:10.14421/inright.v11i2.2730

Reiga Amanda, dkk. "Dinamika Penerapan Hukum dalam Melindungi Kebebasan Berkesenian Perspektif Hak Asasi Manusia." Themis: Jurnal Ilmu Hukum 3.1 (2025): 64–71. DOI:10.70437/themis.v3i1.1296

Rines Prameswari & Ridarson Galingging. "Pengakuan dan Perlindungan Suku Awyu dan Moi menurut Perspektif UU No. 12 Tahun 2005." Adil: Jurnal Hukum 16.1 (2025): 131–156. DOI:10.33476/ajl.v16i1.5611

Safinah Safinah. "Dinamika Gender dalam Kontroversi LGBT di Indonesia: Analisis Budaya, Agama, dan Kebijakan." Harakat An-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak 8.1 (2024): 1–10. DOI:10.30631/81.1-10

Sahat Maruli Tua Situmeang & Krusitha Meilan. "Evolusi Kejahatan dan Pemidanaan: Tantangan dalam Penegakan Hukum dan Penologi Modern." Res Nullius Law Journal 7.2 (2025): 87–97. DOI:10.34010/rnlj.v7i2.15913

Sandi Januar Pribadi. "Perlindungan Hukum bagi Orang dengan HIV/AIDS dalam Skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)." Syntax Idea 6.6 (2024): 2602–2617. DOI:10.46799/syntax-idea.v6i6.3453

Sri Indarwati Mista’i Sjaf, dkk. "Legal Facts Pembentukan Aturan Kelompok Sosial LGBT sebagai Pengaruh Perubahan Peradaban Manusia." Prosiding SNAPP: Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan dan Teknologi 2.1 (2024): 417–423. DOI:10.24929/snapp.v2i1.3165

Sulaiman Sulaiman & Muhammad Nasir. "Hukum Responsif: Hukum sebagai Institusi Sosial Melayani Kebutuhan Sosial dalam Masa Transisi." Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan 7.1 (2023): 94. DOI:10.35308/jic.v7i1.7570

Taufik Taufik & Mohd Winario. "Tinjauan Yuridis terhadap Perkawinan di bawah Umur dalam Perspektif UU Perkawinan di Indonesia." Journal of Legal Sustainability 2.1 (2025): 22–30. DOI:10.63477/jols.v2i1.220

Virdis Firmanillah Putra Yuniar. "Penegakan Hukum dalam Tindak Pidana Pemerkosaan terhadap Anak berdasarkan Qanun Jinayat Aceh." Media Iuris 2.2 (2019): 259. DOI:10.20473/mi.v2i2.13044

Vita Novianti, Dini Noor Aini, & Yeni Puspita. "Implementasi Program Pelayanan Kolaboratif dan Integrasi Masyarakat Peduli HIV/AIDS tanpa Diskriminasi." E-Sospol 12.1 (2025): 74–88. DOI:10.19184/e-sospol.v12i1.53704

Wentri Merdiani & Elli Ruslina. "Peran Hukum dalam Peningkatan Kesejahteraan melalui Ekonomi Berbasis Keadilan." Res Nullius Law Journal 7.1 (2025): 63–72. DOI:10.34010/rnlj.v7i1.15524

Wicipto Setiadi. "Simplifikasi Regulasi dengan Menggunakan Metode Pendekatan Omnibus Law." Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 9.1 (2020): 39. DOI:10.33331/rechtsvinding.v9i1.408

Zahwa Nabila, Arrie Budhiartie, & Iswandi. "Hak Asasi Manusia terhadap Kekerasan pada Perempuan dalam Peraturan Perundang-undangan di Indonesia." Juris Humanity: Jurnal Riset dan Kajian Hukum Hak Asasi Manusia 4.1 (2025): 54–69. DOI:10.37631/jrkhm.v4i1.78

Zainul Fuad, Muhammad Yadi Harahap, & Abdul Majid Al Faruq. "Perlindungan Hukum terhadap Muallaf di Pematangsiantar Perspektif UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia." Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat 7.1 (2022): 143–156. DOI:10.47200/jnajpm.v7i1.1151

Diterbitkan

2026-08-29

Terbitan

Bagian

Articles